Pengenalan AirSebagian besar anak-anak, bahkan orang dewasa yang belum pernah masuk ke dalam kolam renang biasanya akan menjadi takut/cemas ketika akan masuk ke dalamnya, lebih-lebih bila pernah mengalami trauma dengan air.
Untuk itu sebaiknya, mereka masuk ke kolam yang dangkal terlebih dahulu. Setelah terbiasa dan keberaniannya mulai muncul, bisa mulai diajak ke kolam renang yg sedikit agak lebih dalam (Ingat !!! Sebaiknya dia masih tetap bisa menginjakkan kakinya ke lantai kolam renang tanpa tenggelam, kecuali selalu didampingi oleh Anda atau pelatihnya).
Tahap berikutnya :
- Ajarkan cara membuang nafas di air, dengan cara:
o Suruh dia menghirup nafas dalam-dalam
o Kemudian suruh dia memasukkan kepala ke dalam air
o Kemudian tiupkan nafas melalui hidung ketika kepala masih di dalam air
o Setelah itu naikkan kepala ke atas air sambil membuka mulut untuk mengambil nafas
o Lakukan hal di atas berulang-ulang sampai dia terbiasa dan tidak takut memasukkan kepala ke dalam air
- Suruh melompat dari pinggir kolam ke dalam kolam renang
Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi rasa takut dengan air. Dan bisa lebih enjoydan menikmati bermain-main dengan air.
- Belajar mengapungkan badan di atas permukaan air
o Bila sudah tidak takut dengan air (berani memasukkan kepala ke dalam air cukup lama), maka Anda bisa memintanya untuk secara pelan-pelan mengapungkan tubuhnya di atas permukaan air. Dengan posisi, wajah dan pandangan mata menghadap ke lantai kolam renang sambil menahan nafas (dilakukan dg santai)
- Belajar meluncur di atas permukaan air
Setelah bisa mengapungkan badan di atas permukaan air, sekarang kita ke tahap berikutnya ..belajar meluncur, dengan cara:
o pada posisi tubuh mengapung di atas permukaan air, kemudian gerakkan kaki naik turun seperti orang yang sedang berjalan (tapi antara paha dan kaki tetap lurus, dengkul tidak boleh ditekuk)
Catatan
Untuk belajar mengapung ini, awalnya bisa dibantu oleh temannya untuk memegangi tangannya, ketika dia berusaha mengapungkan badannya dengan santai di atas permukaan air dan sewaktu mau berdiri kembali.
Untuk belajar mengapung dan meluncur ini, yang paling utama adalah menghilangkan rasa takut dengan air dulu ..lihat langkah-langkah di atas. Lakukan dengan santai saja pasti berhasil.
Untuk belajar berenang yang paling utama adalah menghilangkan ketakutan dengan air lebih dulu.
Keseluruhan tahap di atas mestinya hanya membutuhkan sedikit waktu saja.
Setelah bisa mengapungkan badan dan meluncur di permukaan air, maka bisa memulai belajar gaya dada atau gaya bebas
Sebaiknya belajar renang gaya dada atau renang gaya bebas dulu? Biasanya pelatih renang mengajarkan renang gaya dada lebih dulu, karena gaya ini yang paling cepat dikuasai. Tetapi sekarang cukup sering yang mengajarkan gaya bebas lebih dulu. Alasan mengapa gaya bebas diajarkan lebih dulu ..karena dengan menguasai gaya bebas, maka gaya renang lainnya akan lebih mudah dikuasai. Tetapi untuk belajar gaya bebas sendiri akan membutuhkan waktu yang lebih lama.
Jadi terserah Anda mau belajar gaya dada atau gaya bebas dulu. Kalau mau cepat ya belajar gaya dada dulu. Tetapi jika Anda punya cukup banyak waktu dan mau lebih lama belajar, ya belajar gaya bebas langsung.
Perlu diketahui
Belajar renang gaya apapun selalu dimulai dengan belajar dan berlatih gerakan kaki lebih dulu.Jangan pernah putus asa dalam belajar. Berenang seperti layaknya kita belajar berjalan, teruslah mencoba ...maka pasti berhasil.
sumber: http://allabout-swimming.blogspot.com
Minggu, 20 Maret 2011
Sabtu, 19 Maret 2011
Lapangan Futsal dan Ukurannya
keterangan:
ukuran lapangan diatas merupakan ukuran lapangan standar internasional
tebal garis lapangan: 8cm
diameter titik tengah dan titik penalty: 10cm
tinggi gawang: 2m
lebar gawang: 3m
jari-jari tendangan sudut: 25cm
Pendidikan Jasmani
Beberapa ahli menyatakan bahwa pendidikan jasmani merupakan bagian dari integrasi dari pendidikan. Hal ini dibuktikan di Indonesia dengan dikeluarkannya UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang dalam pasal 37 menyebutkan bahwa kurikulum pendidikan dasar dan menengah wajib memuat 10 matapelajaran termasuk salah satunya adalah pendidikan jasmani dan olahraga. dilain pihak, pendidikan jasmani juga menjadi penting dan berharga yang didasarkan oleh satu sumber hukum yang kuat yang termaktub dalam UU no. 3 tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional. dalam UU tersebut disebutkan bahwa pada pasal 1 ketentuan umum berbunyi bahwa " olahraga pendidikan adalah pendidikan jasmani dan olahraga yang dilaksanakan sebagai bagian proses pendidik yang teratur dan berkelanjutan untuk memperoleh pengetahuan, kepribadian, ketrampilan, kesehatan, dan kebugaran jasmani" kemudian selanjutnya dalam pasal yang lain yaitu pasal 18 yang mengatur tentang olahraga pendidikan. Dengan beberapa sumberhukum yang kuat tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan jasmani sangat penting dan harus dilaksanakan secara sistematis dan terprogram di Institusi pendidikan atau sekolah.
sebuah guideline atau menu yang dalam istilah pendidikan disebut dengan kurikulum sangat diperlukan untuk perintah dari undang undang yang tersebut di atas. untuk itu kemudian dibuatlah kurikulum pendidikan jasmani untuk sekolah dasar dan menengah. untuk menindak lanjuti hal tersebut kemudian ditetapkan subuah peraturan pemerintah No. 19 tahun 2005 yang memuat tentang standar nasional pendidikan yang salah satu isinya adalah tentang diterbitkannya standar isi kurikulum tingkat satuan pendidikan khususnya untuk mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, ketrampilan motorik, pengetahuan dan pembiasaan pola hidup sehat yang bermuara untuk merangsang pertumbuhan fisik dan psikis yang seimbang.
untuk anak seusia sekolah dasar sampai pada awal sekolah menengah tingkat pertama memiliki jenis olahraga yang sifatnya multilateral atau belajar gerak secara keseluruhan. dengan konsep menyeluruh ini maka dapat disarankan bahwa siswa sekolah dasar tidak perlu untuk menguasai satu cabang olahraga tertentu sebab pendidikan jasmani sigatnya adalah kesamaan dan keadilan gerak.
Langganan:
Postingan (Atom)
